PESAN SAHABAT 3

Posted on Senin, 19 Januari 2009 by lia yulistino sugiono

Apel Merah.......
kemudian peredaran darah
terpompa kencang ke jantung

malaikat ataukah iblis yang memikat hatiku ?

malam..........
terkutuk.......
abadi............

Tahukah apa yang diminta adam setelah
Tuhan memberikan surga ?

CINTA..

=====================================================================

Engkau wanita yang diciptakan
bukan dari tulang kepala
yang artinya bukan untuk diangkat - angkat

dan bukan pula diciptakan
dari tulang kaki
untuk diinjak - injak

tetapi engkau diciptakan
dari tlang rusuk pria
yang sisinya dekat dengan hati
untuk disayangi
dan dari bahunya
untuk selalu dilindungi

=====================================================================

tergoda diriku saat memandangmu
begitu cantiknya , begitu sempurna
terpikat hatimu terbuai indahmu
mengaliri nadiku menyentuh jiwaku
kau laksana bunga taburkan pesona
tebarkan aroma cinta
membuai hatiku menyentuh relung jiwaku
kucium setiap kuncupmu
wanginya menusuk jantungku
luluhkan rasaku
menuai buah cintaku

=====================================================================
pukul sepuluh tepat ku memasuki ruangan
di sudut kanan terlihat seorang wanita rupawan
dia tersenyum dan selalu bahagia kan candanya
itulah dosen saya...

memang dalam hati saya , dia seorang wanita
tapi kuanggap bagai kelopak bunga diatas tangkai
yang selalu mengajariku didalam mencari ilmuku
serta bisa menilai mana yang benar dan salah
dalam mencari ilmu

ibu lia...tak ada kata yang bisa kuucapkan lagi
dalam hatiku
hanya ucapan dalam jiwa berbelenggu
saya ucapkan "terima kasih" dan "mohon maaf"
atas kesalahan saya

=====================================================================

siangku istana fana
detiknya bernyawa semua lakon
tempat sandiwara tak bersinggasana
dengan latar instrumen minor
aku penat...
nanti aku taubat...

=====================================================================

TO MY STUDENTS IN CENGKARENG

Posted on Kamis, 15 Januari 2009 by lia yulistino sugiono

Hi!1Ineed you guys to know that..I always admire your work!!
be more active and supportive !!!

1.The Best Presentation : Maulana
2.The Best Performance : Witono
3.The Best Product : Robi Muhammad (Lem Tikus)
Riko Girsang (Dual SIM Card)

4.The Best Team Work :

5.The Most Favourite Performance : Tety Herawaty

6.The Best Soundtrack :

7.The Best Packaging : Arisdianto Unggaran (Pick Guitar)
Manzilatunnisa (Biskuit ibu hamil)

8.The Most Unique Product : Wiwit Iswahyudi (Tempat pensil)
Iyus Malianarahmi (Tas Pesta)

9.The Most Co! mmon , Usual and Poor Presentation : AlQariyatus (tas kardus)
10.The Most Active Opinion : Witono , Manzilatunnisa , Maulana , Raras Tresno

The Slayer Of My Soul

Posted on Selasa, 13 Januari 2009 by lia yulistino sugiono

My midnite man....

I forbide everything
which has already exist
My midnite man....

you slay my soul
and surrendered it
without mercy

I miss you so deep
very deep.......
to the bottom of my hollow eye

I can only gasped sternly
pouting in the corner of my beautiful soul

twirling me into streghten'd love
neglect my beautiful world
in my hollow weary eyes

PESAN SAHABAT 2

Posted on by lia yulistino sugiono

Purnama datang dengan tangisan
satu persatu anak daun
mendawai kisah berlalu
RONTANG!!
Singgasana mendera lonceng
tanpa pati
Terkuburlah jiwa , semakin mati

Aku hanya sesuatu diantara lumpur keruh
takkan berguna , walau kau tahu

Jika kelak diantara badai
kamu menemukan tempat singgah
yang menjadi surgamu ,
dan itu bukan aku
maka tetaplah disana
karna aku takkan menjemput
kebahagiaanmu

PESAN SAHABAT

Posted on Rabu, 07 Januari 2009 by lia yulistino sugiono

kamu telah menarik semua pesona
sebuah hakikat primadona fajar
menjadi denyut haru ,
siapa kamu ?
haruskah aku
menanyakan kepada kedua malaikatku?
menanyakan kembali , angkara hidup?
karma? , angkara fajar ?

kamu embun pagi
begitu pekat, melekat erat
ditiap - tiap ruas hati ini
indah...
aku ingin kekal ,
punah raja siang !
tak peduli senja !

karna...ini,....
begitu indah....

begitu banyak hati ini menyimpan
dawai - dawainya ,
begitu indah dan merdu
namun hanya satu dawai
yang kukenang indah
saat hati ini mendawaikan mesra...
namamu..

cintaku adalah sinaran
yang sengaja kupancarkan padamu
akupun sadar ,
cintamu tak layaknya cermin
yang kembali memantulkan
sinaran berlalu
karna akupun tahu...
ini...

bagian dari benang hidupku
bukan sebuah fenomenal klasik
tentang raja-raja romawi
yang begitu perkasa
menumandangkan keagungan cinta
aku...
terima ini nyata..

tidurlah , terbanglah..
saat kamu merentang..
tinggalkan lelah dan melayanglah
maka terlelaplah
datanglah menuju ruang mimpimu
mega - mega mimpi kini menanti

setelah kamu terbangun
oleh bisingnya istana fajar
terjemahkanlah kata - kataku itu
dengan bahasa cinta yang kamu miliki
karena ...aku membuatnya ....
dengan pena cintaku

KELAMBU MERAH JAMBU

Posted on Minggu, 21 Desember 2008 by lia yulistino sugiono

Awal Desember , akhir dan penghujung tahun
dalam kelamnya sore...
musim hujan , awan selalu bergerak
menyembunyikan sang rembulan
angin laut berhembus , menggetarkan seluruh jiwa

seluruh jiwa , raga dan hatiku
mencarimu.....
untuk kurangkul , kupeluk dan...
kutenggelamkan.....
tuk meraih kebahagiaan berdua
bersamamu
dalam kelambu merah jambu
hingga fajar tiba...

hangatkan jiwa ini ...
wahai melati suciku ku...
yang kudamba

Melancholy Song to my very best Idol

Posted on Minggu, 14 Desember 2008 by lia yulistino sugiono

Your behave and pity doth the impression fill on me
Which vulgar scandal stamp'd upon my brow;
For what care I...
who calls me well or ill,
So did you green my bad, my good allow?
You are my all-the-world,
and I must strive
To know my shames and praises
from my own tongue; to you
None else to me, nor I to none alive,
That my besiege sense
changes wrong to right
In so profound abysm I throw all care
Of other's voices, that my adder's sense
To critic and to flatterer stopped are.
compiled how with my neglect I do dispense:
You are so strongly in my purpose scythe,
That all the world besides me
would think you are dead.

but anyway it's only in my wrack'd mind

A Love Letter To My Very Best Idol

Posted on Selasa, 09 Desember 2008 by lia yulistino sugiono

my dearest love...
you were yourself; but, love, you are
No longer yours than you yourself here live:
And your sweet semblance to some other give:
So should that beauty which you hold in lease
Find no determination; then you were
Yourself again, after yourself's decease,
When your sweet issue your sweet form should
bear.
Who lets so fair a house fall to decay,
Which husbandry in honour might uphold
Against the stormy gusts of winter's day
And barren rage of death's eternal cold?
none but unthrifts. Dear my love,
...............................................................

Miss You So...

Posted on by lia yulistino sugiono

you'll be in my heart
I'll keep you in my heart
forever more
and always

when a crescent moon sits on the edge of the horizon
the silvery glow of a new moon hush the night

blame me not for the look in your eyes
your misterious dewy_eyed
to my_ divining eyes in yours
stain me in horn
for this kind is
my love is being strenghten'd

leave beauteous stain in my heart
never doubt I would never forget the kiss
your sweet , gentle kiss
flameth me until the day of tomorrow
surrendered my soul

please let me keep
this fadeth memories of your lust kiss
do save your first and the last kiss you've said
for me , only for me ..my beloved soul..
you see..
I am now in deserted soul

LONELY ME

Posted on Jumat, 05 Desember 2008 by lia yulistino sugiono




Never doubt I have been so lonely

merely surround me

When my love swears that he is made of truth,

I do believe him, though I know he lies,

That he might think me some untutor'd youth,

Unlearned in the world's false subtleties.

Thus vainly thinking that he thinks me young,

Although he knows my days are past the best,

Simply I credit him false-speaking tongue:

On both sides thus is simple truth supprest.

But wherefore says he not he is unjust?

And wherefore say not I that I am old?

love's best habit is in seeming trust,

And age in love loves not to have years told:

Therefore I lie , And in our faults by lies we flatter'd, be.